Tanda di Langit · Ayat Kauniyah

Jadwal Gerhana

Gerhana bukan pertanda kematian atau kelahiran siapa pun — ia peristiwa geometri yang bisa dihitung berabad-abad ke depan. Halaman ini menghitung setiap gerhana Matahari dan gerhana Bulan satu tahun ke depan langsung dari posisi Matahari (VSOP87D) dan Bulan (ELP‑2000), lalu memproyeksikan kerucut umbra dan penumbra-nya ke lokasi Anda: jam berapa mulai, seberapa dalam, dan apakah benar-benar terlihat dari tempat Anda berdiri.

Gerhana berikutnya

di mana pun di Bumi
Menghitung…
yang akan mengalaminya

Mencari…

gerhana teramati berikutnya dari lokasi Anda

Daftar

Gerhana

Menghitung geometri bayangan…

Klik satu kartu untuk membuka diagram, tabel waktu kontak, dan angka geometrinya. Waktu ditampilkan dalam WIB mengikuti pengaturan lokasi di bawah.

Kustomisasi

Pengaturan lokasi

ubah kota atau koordinat

Sirkumstansi gerhana Matahari sangat bergantung lokasi: selisih beberapa ratus kilometer bisa mengubah magnitudo dan jam kontaknya. Gerhana Bulan sebaliknya — fase-fasenya serentak di seluruh dunia, yang berbeda hanya apakah Bulan sedang di atas ufuk Anda.

Sebelum mengamati

Keselamatan mata

Gerhana Matahari

Jangan pernah menatap Matahari secara langsung — juga saat ia tergerhanai sebagian, bahkan ketika 99% piringannya tertutup. Retina tidak punya reseptor nyeri, sehingga kerusakan (solar retinopathy) terjadi tanpa rasa sakit dan sering baru disadari beberapa jam kemudian, kadang permanen.

  • Pakai kacamata gerhana berstandar ISO 12312‑2. Kacamata hitam biasa, film rontgen, negatif film, CD, atau kaca yang diasapi tidak aman.
  • Jangan menggunakan teleskop, binokuler, atau kamera tanpa filter Matahari di bagian depan lensa — cahaya terkonsentrasi dapat melelehkan filter okuler dan membutakan seketika.
  • Cara paling aman dan murah: proyeksi lubang jarum — lubangi karton, biarkan bayangan Matahari jatuh di kertas putih. Bayangan celah dedaunan pun akan berubah menjadi ratusan sabit kecil.
  • Hanya pada fase total (bukan cincin, bukan sebagian) piringan boleh dilihat tanpa filter, dan harus segera dilindungi kembali begitu tepi Matahari muncul.

Gerhana Bulan aman sepenuhnya dilihat dengan mata telanjang, binokuler, atau teleskop tanpa filter apa pun.

Fikih

Shalat gerhana · kusuf & khusuf

Dalil

إِنَّ الشَّمْسَ وَالْقَمَرَ آيَتَانِ مِنْ آيَاتِ اللَّهِ، لَا يَنْخَسِفَانِ لِمَوْتِ أَحَدٍ وَلَا لِحَيَاتِهِ، فَإِذَا رَأَيْتُمُوهُمَا فَادْعُوا اللَّهَ وَكَبِّرُوا وَصَلُّوا وَتَصَدَّقُوا

"Sesungguhnya Matahari dan Bulan adalah dua tanda di antara tanda-tanda kebesaran Allah. Keduanya tidak mengalami gerhana karena kematian seseorang, tidak pula karena kelahirannya. Maka apabila kalian melihat keduanya, berdoalah kepada Allah, bertakbirlah, shalatlah, dan bersedekahlah." HR al-Bukhari & Muslim · dari 'Aisyah dan al-Mughirah bin Syu'bah ra.

Hadits ini turun pada hari wafatnya Ibrahim, putra Nabi ﷺ, ketika orang ramai mengaitkan gerhana dengan kematiannya. Koreksi Nabi ﷺ bersifat ganda: menolak takhayul sebab-akibat, sekaligus mengarahkan peristiwa itu menjadi ibadah — bukan menjadikannya remeh karena "sekadar" fenomena alam.

Tata cara ringkas (jumhur)
  1. Diseru «الصَّلَاةُ جَامِعَةٌ»tanpa adzan dan iqamah.
  2. Dua rakaat, berjamaah di masjid. Tiap rakaat: dua kali berdiri, dua kali membaca al-Fatihah beserta surat, dan dua kali ruku', lalu dua sujud seperti biasa.
  3. Bacaan, ruku', dan sujud dipanjangkan; berdiri kedua lebih pendek dari yang pertama.
  4. Pada gerhana Bulan bacaan dijaharkan. Pada gerhana Matahari, Syafi'iyah dan Malikiyah memilih sirr, sedangkan Hanabilah dan sebagian ulama membolehkan jahr.
  5. Setelah salam, imam menyampaikan khutbah berisi nasihat, istighfar, dan ajakan bersedekah — ini pendapat Syafi'iyah dan Malikiyah.
  6. Waktunya sejak gerhana mulai tampak sampai piringan terang kembali. Jam kontak pada kartu di atas dapat dipakai sebagai jendela operasionalnya.

Kriteria halaman ini: gerhana yang mungkin dirukyah menurut hisab. Jumhur mengaitkan perintah shalat dengan sabda «fa idzā ra'aitumūhumā» — "apabila kalian melihat keduanya". Awan tidak membatalkan, sebab yang dinilai kemungkinan menurut perhitungan, bukan penglihatan yang sebenarnya terjadi. Karena itu jendela shalat hanya muncul selama benda langitnya berada di atas ufuk lokasi terpilih.

Gerhana Bulan penumbra tidak memunculkan jendela shalat. Dewan Hisab dan Rukyat PP PERSIS, Majelis Tarjih Muhammadiyah (Muktamar XX Garut, 1976), dan Lembaga Falakiyah PBNU sama-sama menyatakan shalat khusuf tidak disunnahkan pada gerhana penumbra — bukan karena redupnya kurang, melainkan karena piringan Bulan sama sekali tidak tertutup, hanya cahayanya yang meredup, sedangkan kata khusuf menuntut adanya bagian yang hilang. Ketentuan ini berlaku untuk seluruh gerhana penumbra, berapa pun magnitudonya.

Uraian di atas adalah pemetaan pendapat, bukan fatwa. Untuk pengamalan, sesuaikan dengan keputusan organisasi atau jam'iyyah masing-masing — misalnya Dewan Hisbah PERSIS, Majelis Tarjih dan Tajdid Muhammadiyah, atau Lajnah Bahtsul Masail NU — dan untuk pelaksanaan berjamaah ikuti pengumuman otoritas setempat.

Referensi

Kamus Falak · istilah gerhana — klik istilah bertitik emas di mana pun

Dihitung dengan astronomical engine Quantum Albab — VSOP87D (Matahari) + ELP‑2000 (Bulan), diteruskan ke geometri kerucut bayangan dengan koreksi paralaks toposentris, refraksi, nutasi, dan pembesaran atmosferik bayangan Bumi. Diuji terhadap kanon gerhana Fred Espenak (NASA/EclipseWise): selisih waktu puncak umumnya di bawah 20 detik, gamma dan magnitudo pada orde 0,001. Waktu kontak lokal berlaku untuk titik koordinat yang Anda pilih, bukan untuk seluruh kota, dan belum memperhitungkan profil tepi Bulan (lembah & gunung) yang dapat menggeser kontak beberapa detik. Untuk pelaksanaan ibadah berjamaah, ikuti pengumuman otoritas setempat.