Waktu & Cahaya · Ayat Kauniyah

Jadwal Sholat

Satu ayat di samping merangkum seluruh peta waktu sholat — dan peta itu ditulis di langit. Setiap waktu pada halaman ini dihitung dengan hisab langsung dari posisi Matahari (deret VSOP87D), bukan tabel. Klik tiap waktu untuk membaca dalilnya berdampingan dengan definisi astronominya, dan klik istilah bergaris putus seperti ijtima', syafaq, atau zawal untuk penjelasan singkatnya.

Sekarang

menuju
pukul
—:—
tersisa

Hari ini

Jadwal sholat

Kehati-hatian

Waktu terlarang shalat

Menghitung…
Dalil

ثَلَاثُ سَاعَاتٍ كَانَ رَسُولُ اللَّهِ ﷺ يَنْهَانَا أَنْ نُصَلِّيَ فِيهِنَّ، أَوْ أَنْ نَقْبُرَ فِيهِنَّ مَوْتَانَا: حِينَ تَطْلُعُ الشَّمْسُ بَازِغَةً حَتَّى تَرْتَفِعَ، وَحِينَ يَقُومُ قَائِمُ الظَّهِيرَةِ حَتَّى تَمِيلَ الشَّمْسُ، وَحِينَ تَضَيَّفُ الشَّمْسُ لِلْغُرُوبِ حَتَّى تَغْرُبَ

"Ada tiga waktu yang Rasulullah ﷺ melarang kami shalat dan menguburkan jenazah pada waktu itu: ketika Matahari terbit hingga ia meninggi, ketika Matahari tepat berada di tengah langit (istiwa') sampai ia tergelincir, dan ketika Matahari mulai condong hendak terbenam hingga benar-benar terbenam." HR Muslim · dari 'Uqbah bin 'Amir al-Juhani ra.

Catatan fikih & astronomi

Secara astronomi Matahari tidak pernah berhenti di titik kulminasi. Ia hanya melintas — sesaat setelah transit meridian ia langsung mulai bergeser ke barat. Karena itu zawal adalah sebuah momen, bukan durasi; angka menit pada kartu kedua di atas murni ihtiyāṭ (kehati-hatian) atas ketidakpastian jam Anda, bukan lamanya Matahari "diam" di puncak.

  • Larangan ini berlaku untuk shalat sunnah muṭlaq — sunnah tanpa sebab.
  • Shalat fardhu tetap dikerjakan — termasuk Ashar bagi yang belum shalat sampai Matahari menguning, dan fardhu tertinggal yang ditunaikan di luar waktunya. Demikian pula shalat yang punya sebab (ẓawātul asbāb): jenazah, tahiyyatul masjid, sunnah wudhu, gerhana, thawaf. Ini pendapat jumhur.
  • Mayoritas Syafi'iyah mengecualikan waktu istiwa' pada hari Jumat, dan sebagian ulama mengecualikan Masjidil Haram.
  • Ambang "Matahari menguning" (isfirār) bersifat ijtihadi; halaman ini memakai pendekatan hisab ketinggian Matahari 5° di ufuk barat.

Rincian di atas adalah pemetaan pendapat beserta dasar hisabnya — bukan fatwa. Untuk pengamalan, silakan disesuaikan dengan keputusan organisasi atau jam'iyyah masing-masing — misalnya Dewan Hisbah PERSIS, Majelis Tarjih dan Tajdid Muhammadiyah, atau Lajnah Bahtsul Masail NU. Untuk ibadah berjamaah, ikuti jadwal dan ketetapan otoritas setempat.

Kustomisasi

Pengaturan lokasi & metode

ubah kota, koordinat, metode hisab

Pulau Kalimantan terbelah dua zona waktu (Keppres No. 41 Tahun 1987, berlaku sejak 1 Januari 1988): Kalimantan Barat dan Kalimantan Tengah memakai WIB (UTC+7), sedangkan Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, dan Kalimantan Utara memakai WITA (UTC+8). Zona waktu di kolom bawah ikut menyesuaikan otomatis saat kota dipilih.

Bulanan

Jadwal sholat satu bulan

tampilkan, cetak, atau unduh CSV

Jadwal mengikuti lokasi & metode pada panel Kustomisasi di atas.

Ihtiyat ±2 menit sudah termasuk · baris emas = hari ini · ◐ = perkiraan awal bulan Hijriah (hisab, menunggu rukyat) · Jumat ditandai emas.

Data langit

Perjalanan Matahari · ketinggian vs waktu lokal

Pukul 12:00 Ketinggian Matahari Azimuth

Garis putus-putus −18°/−20° adalah batas fajar shadiq & syafaq — di sinilah Subuh dan Isya "lahir". Sumbu tegak = ketinggian Matahari. Tiga pita tegak berwarna jingga adalah waktu terlarang shalat sunnah — yang di tengah (istiwa') sengaja ditebalkan karena aslinya hanya beberapa menit.

Data langit

Bulan malam ini

Referensi

Kamus Falak · istilah penting di halaman ini — klik istilah bertitik emas di mana pun

Dihitung dengan astronomical engine Quantum Albab — VSOP87D (Matahari) + ELP‑2000 (Bulan), refraksi & nutasi disertakan, ihtiyat ±2 menit. Perbedaan 1–2 menit dengan jadwal resmi adalah hal wajar karena perbedaan ihtiyat dan pembulatan; untuk kepastian ibadah berjamaah, ikuti jadwal otoritas setempat.